Category Archives: Olahraga

Demi Mengikuti Peraturan, Ducati Merancang Ulang Motornya

Di tahun 2016 ini tidak heran kita melihat pabrikan MotoGP menggunakan sayap tambahan dibagian depan motor mereka atau yang dikenal dengan nama winglet.

Saat ini penggunaan winglet sedang naik daun hingga membuat beberapa tim mulai melirik menerapkannya pada motor pabrikannya.

Fungsi winglet pada MotoGP

Winglet membuat motor terlihat sedikit lebih aneh, namun memiliki fungsi yang cukup membantu pembalap. Dengan menggunakan winglet, pembalap akan mendapatkan egek gaya tekan kebawah.

Gaya tekan kebawah ini sangat dibutuhkan, karena kecepatan mesin MotoGP yang yang sangat luar biasa sehingga dapat membuat ban depan terangkat. Hal ini sangat mengganggu, karena akan membuat akselerasi kurang maksimal.

Dengan penggunaan winglet ini mengurangi efek ban depan yang terangkat sehingga motor bisa lebih cepat berakselerasi tanpa harus mengurangi keccepatan motor.

Penggunaan winglet dilarang di MotoGP

Walaupun memiliki fungsi yang cukup membantu pembalap, tetapi penggunaan winglet ini menjadi kontroversi, salah satunya pembalap Dani Pedrosa yang melakukan protes.

Dari kontroversi ini, akhirnya tepat pada tanggal 25 Juni 2016 lalu dibuat peraturan baru. Mulai tahun depan yakni MotoGP 2017, penggunaan winglet pada MotoGP dilarang.

Ducati melakukan desain ulang

Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti mengaku pihaknya akan melakukan desain ulang pada motornya demi mengikuti MotoGP di musim 2017 nanti walaupun sebelumnya ia barus aja memperkenalkan winglet generasi terbaru di tahun lalu yang memperbaiki aerodinamika motor Desmosedici.

Ducati berlapang dada menerima peraturan baru yang melarang penggunaan winglet. Karena, penggunaan sayap akan mengganggu dan dinilai berbahaya jika pembalap melakukan aksi salip ditikungan dan dapat membuat benturan terhadap pembalap lain.

Namun, Ciabbati menganggap kalau pelarangan penggunaan sayap ini tidak adil, tidak ada alasan untuk melarangnya. Ia beranggapan kalau saat ini pabrikan lain hanya mencari alasan untuk menyingkirkan kekuatan besar dari Ducati.

Kontra penggunaan winglet

  • Dani Pedrosa

dani pedrosa

Salah satu pembalap yang menolak penggunaan winglet adalah Pembalap Honda Repsol, Dani Pedrosa. Ia menganggap kalau penggunaan sayap itu berbahaya demi keselamatan pembalap lain.

Ia mengambil contoh saat di Argentina, sangat jelas terlihat sayap tersebut menabrak kamera milik Marquez dan membuat kameranya menjadi rusak parah. Ia membayangkan kalau sayap tersebut mengenai tubuh pembalap, bagaimana nanti jadinya.
Ukuran sayap yang terlalu besar tersebut dianggap menjadi alasan yang sangat tepat untuk membuat sayap dilarang didalam MotoGP.

Ia sempat merasa beruntung motornya tidak menggunakan winglet. Saat itu, dirinya sempat menabrak Anrea Dovizioso yang membuatnya terjatuh di GP Americas. Mungkin jika dirinya menggunakan winglet bisa membuat Dovizioso mengalami cedera.

  • Bradley Smith

bradley smith

Pembalap lainnya yang menolak penggunaan winglet adalah pembalap Monster Yamaha Tech 3, Bradley Smith. Ia baru-baru ini bergabung dengan beberapa pembalap yang mengaku terganggu dengan penggunaan winglet.

Ia beranggapan kalau penggunaan winglet itu berbahaya. Ia pernah menyerukan ini tetapi ia malah ditertawakan dan disebut tak paham atas yang ia katakan. Padahal, dirinya sudah mencobanya sendiri.

Walaupun Race Direction menganggap penggunaan winglet oke-oke saja, tetapi semakin banyak pembalap yang mengeluh. Untungnya saja, saat ini penggunaan winglet sudah dilarang sehingga mengurangi resiko dari pembalap lain.

 

Comments Off on Demi Mengikuti Peraturan, Ducati Merancang Ulang Motornya

Filed under Olahraga

Atlet Olimpiade Rio 2016 Menjadi Korban Pokemon Go

Saat ini kebutuhan akan teknologi merupakan hal yang wajib sebagai alat komunikasi dan sebagai gaya hidup. Salah satunya yang paling penting adalah ponsel yang saat ini sedang sangat berkembang di penjuru dunia.

Namun di setiap negara memiliki kebijakan yang berbeda dalam ponsel, termasuk negara Indonesia dan Jepang yang memiliki perbedaan yang sangat besar.

Vocher isi ulang

Handphone di Jepang menggunakan prinsip pasca bayar seperti telfon rumah yang ada di Indonesia. Semua handphone yang dibeli di Jepang umumnya sudah terinject nomor ponsel sekaligus sehingga pembayarannya bulanan sesuai edngan penggunaan.
Hal seperti ini membuat di Jepang Anda tidak akan bisa menemukan konter penjual pulsa, bahkan penjualan handphone bekas pun hampir tidak pernah ditemukan.

Misalnya saja sang pemilik handphone menjual handphone tersebut kepada orang lain, tagihan penggunaan akan tetap kepada sang pemilik handphone lama.

Diikat kontrak jual beli

tanda tangan kontrak

Jika kita lihat Indonesia banyak sekali penjualan ponsel secara bebas, di Jepang Anda tidak bisa menemukan hal seperti ini karena disana pembeli harus diikat kontrak jual beli.

Mereka menganut sistem pasca bayar sehingga harus mengisi formulir biodata, rekening bank, dan harus tanda tangan kontrak dalam waktu 2 tahun.

Sama seperti sistem kontrak kerja, jika belum sampai jangka waktu yang ditentukan sang oembeli berubah fikiran untuk berhenti berlangganan, akan ada denda yang harus dibayar.

Terdapat beberapa provider yang tersedia untuk Anda memilih dalam membeli ponsel di jepang, salah satunya yakni AU KKDI dan NTT Docomo yang merupakan provider besar disana.

Memilih provider berarti Anda memilih ponsel yang mereka jual. Memilih provider sangatlah penting karna kita tidak bisa sembarang SMS ke provider lainnya seperti halnya di Indonesia.

Di Jepang, para pengguna hanya bisa melakukan SMS kepada sesama provider saja sehingga kita tidak bisa sembarang sms ke operator lain.

Namun hal seperti ini tidak menjadi kendala karena Anda masih bisa mengirim pesan melalui mail HP. Setiap ponsel sudah tersedia e-mail sehingga Anda masih bisa berkomunikasi dengan provider lain melalui e-mail.

Tagihan telepon Kohei Uchimura membengkak

kohei-uchimura

Kohei Uchimura merupakan seorang atlet senam asal Jepang yang pernah meraih gelar jaura dunia enam kali. Saat ini, ia sedang dipusingkan dengan tagihan telponnya yang membengkak sebesar 70 juta. Tagihannya yang membengkak ini diakibatkan ia terlalu sering bermain Pokemon Go.

pokemon go

Pesenam ini menghabiskan lebih dari 500 ribu yen atau sekitar 65 juta rupiah untuk membayar biaya paket data yang ia gunakan untuk bermain permainan tersebut di desa atlet, Brasil.

Ia sudah menghubungi operator telpon seluler langganannya dan berkomitmen akan mengurangi penggunaan paket datanya menjadi sebesar 300 yen atau sekitar 39 ribu per harinya.

Membandingkan prabayar dan pasca bayar

Melihat dari kasus di atas, apa kesimpulan yang dapat Anda ambil? Sudah pasti Anda berfikir kalau prabayar merupakan jalan terbaik jika ingin melakukan penghematan dan kita bisa tahu batas penggunaan kita.

Melihat kasus tagihan yang mencapai jutaan seperti itu, hal tersebut dikarenakan kita tidak tahu seberapa besar penggunaan kita saat pasca bayar, dan hanya akan mengetahuinya pada penagihan saja. Berbeda dengan prabayar, Anda harus membayar dahulu dan layanan akan berhenti ketika Anda menggunakannya sudah melebihi batas quota yang Anda bayar.

Comments Off on Atlet Olimpiade Rio 2016 Menjadi Korban Pokemon Go

Filed under Olahraga